Dalam indahnya dunia lukiskan nuansa jingga
Tak pernah terbayangkan kemana arah kaki melangkah
Smua keindahan nan semu belaka
Rupa nan sederhana disulap menjadi figur yang aduhai
Wajah wajah nan polos terbesit penuh makna
Tatapan mata kosong nan sendu laksana daun nan layu
Bocah bocah berlari dalam keringat yang penuh buih
Tak sepantasnya dunia ini tertawa diatas luka
Kasih yang terbuang
Jiwa yang terabaikan
Cinta tak berujung
Rindukan uluran tanganmu
Sajak tak bermakna igauan sang hati
Lambaian tangan tak mampu terjabat
Miris teriris
hati tercabik
Lirih gumam bersenandung mengiringi stiap langkahnya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar